Buka Detail Produk
édition limitée
1 dari 3

18:18 Hutan Imajinasi

18:18 Hutan Imajinasi

Lilin wangi

Cypriol, Guaiac Wood, Balsam Fir

Lilin beraroma kayu, bergetah, yang dibayangkan oleh Yann Vasnier sebagai undangan untuk bercinta, jauh dari tatapan ingin tahu, hanya kalian berdua dan keajaiban Natal.

Saat cahaya berkedip dan dingin mulai terasa, dua jiwa bertemu secara rahasia. Sebuah pertemuan yang lembut, hampir berbisik, di hutan imajiner tempat waktu berhenti. Saffron dan Pala menghangatkan hati, sementara Kayu Gaïac dan Labdanum saling menjalin dalam pelukan yang dalam, dan getah pohon cemara menyegel momen musim dingin ini dengan kelembutan yang menyelimati.

Baca selengkapnya Tampilkan lebih sedikit
Harga biasa Rp 2.392.000,00 IDR
Harga biasa Harga diskon Rp 2.392.000,00 IDR
  • → Paiement en 3x sans frais dès 80€ d'achat
  • → Recevez un échantillon pour tester votre parfum avant de l'ouvrir

Catatan Penciuman

Top: Saffron, Nutmeg
Heart: Cypriol, Guaiac Wood
Base: Cistus, Fir Balsam

Tampilkan semua detail
18:18 Hutan Imajinasi

Kata-kata dari
pembuat parfum:

"Saya ingin menciptakan pengalaman yang mendalam tentang tumbuhan, sebuah perjalanan batin di jantung hutan – mandi hutan yang disebut oleh orang Jepang sebagai Shinrin Yoku. Saya berkreasi dengan Balsam Fir, Ciste, dan Cypriol untuk menciptakan aroma resin dengan nuansa Pinus, berdenyut seperti api di dalam diri. Safron dan Pala mengobarkan api dengan nuansa pedasnya, sementara Vetiver memberinya kekuatan dan semangat. Saya berusaha menciptakan hutan batin, sebagai tempat untuk introspeksi, otentik, dan spiritual."

Yann Vasnier

Pernyataan

18:18 Hutan Imajinasi

Jatuh cinta

Sebuah jalan-jalan imajiner saat senja di hutan pinus, di mana kulit kayu, getah, dan jarum-jarumnya melepaskan aroma damar, kasar namun lembut, seperti rahasia yang alam persembahkan di awal malam.

Keahlian

Toutes les bougies D’ORSAY sont coulées en France, dans un atelier de Ciriers dotés d’un savoir-faire unique et séculaire depuis quatre générations.

Elles sont réalisées selon les techniques traditionnelles et manuelles préservées par nos artisans.

Le verre de la bougie est signé d’un monogramme – entrelacs de lettres – dans un écho moderne à l’histoire de la maison.

Saran penggunaan

Afin de profiter pleinement de votre bougie D’ORSAY, voici les conseils à suivre :

  • Lors de la première utilisation, brûler la bougie jusqu’à ce que l’ensemble de la surface devienne liquide, ceci nécessitera environ 4h de combustion. Cela évitera que la cire ne se creuse par la suite et forme un puits autour de la mèche.
  • Laisser la cire se solidifier avant de rallumer la bougie.
  • Préférer l’utilisation d’un éteignoir pour éviter la fumée.
  • Couper régulièrement la mèche avec le coupe-mèche (longueur idéale 3 à 5 mm) pour éviter que la bougie ne fume ou que la mèche tombe dans la cire.
  • Si la mèche se désaxe, la recentrer délicatement lorsque la cire est encore fondue.
  • Ne pas laisser la bougie allumée sans surveillance et veiller à ne pas la faire brûler plus de quatre heures d'affilée après la première utilisation.
  • Tenir la bougie hors de portée des enfants et des animaux domestiques.

Penciptaan

Untuk merayakan hari raya, D'ORSAY meluncurkan lilin 18:18 Bois Imaginaire, sebuah penghormatan yang anggun terhadap kehangatan kayu dan cahaya keemasan musim dingin. Ilustrasi, karya Sophie Meilichzon, menghiasi kaca dengan konstelasi pohon pinus yang dibuat dengan emas panas, membangkitkan hutan imajiner dalam chiaroscuro. Motif yang halus ini berdialog dengan komposisi olfaktif Yann Vasnier, yang memadukan kedalaman kayu Guaiac dengan kelembutan resin dari Cistus dan Fir Balsam. Dekorasi dan parfum saling melengkapi, mata dan indra penciuman bersatu dalam kayu yang mempesona ini. Sebuah undangan untuk memasuki puisi Natal D'ORSAY, antara keanggunan, misteri, dan kehangatan.

Kenangan

Pewangi ruangan dan lilin D'ORSAY membangkitkan kenangan kencan romantis. Setiap wewangian melambangkan waktu dan tempat pertemuan. Terserah pada masing-masing orang untuk memilih menunggang kuda, kencan saat fajar, kotak opera, dekat perapian, memetik buah yang sensual, atau langsung saja menuju ke bawah selimut...